Mau mendaftar S2 di universitas dalam negeri, mahasiswa harus tes Toefl atau sejenisnya. Skor yang ditentukan tidak tanggung-tanggung. Kalau belum memenuhi skor yang disyaratkan, calon mahasiswa belum bisa mendaftar. Masak, sih, gara-gara tidak bisa berbahasa Inggris, mahasiswa tidak bisa melanjutkan S2. Katanya education for all dan tidak boleh diskriminatif....